Apa Yang Dimakan Dan Tidak Dimakan Untuk Mempercepat Pemulihan

Hari Malaria Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 25 April untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang menyerang sekitar 290 juta orang di seluruh dunia setiap tahun.

Malaria adalah penyakit yang serius dan terkadang fatal. Lebih dari 2.000 kasus malaria didiagnosis di Amerika Serikat setiap tahun.

Tema Hari Malaria Sedunia tahun ini adalah “Waktu untuk memberikan nol malaria: investasi, inovasi, implementasi.” Tujuan Organisasi Kesehatan Dunia adalah untuk fokus pada penerapan alat dan strategi untuk mengatasi malaria dengan menjangkau populasi masyarakat yang terpinggirkan.

Gejala umum malaria:

Demam dan MenggigilSecara umum merasa tidak enak badan Sakit kepala dan nyeri tubuhKeringat KelelahanMual dan muntahPerdarahan perutKesulitan bernapas

Jika tidak segera diobati, malaria dapat menyebabkan anemia dan penyakit kuning, yang dapat menyebabkan gagal ginjal, kejang, kebingungan mental, koma, dan kematian.

Siapa yang berisiko terinfeksi?

Orang yang terpapar gigitan nyamuk yang terinfeksi P. falciparum paling berisiko. Anak kecil dan wanita hamil atau pelancong yang datang dari daerah tanpa malaria mungkin memiliki sedikit atau tidak ada kekebalan terhadap malaria dan cenderung menjadi sangat sakit dan meninggal akibat infeksi tersebut. Orang yang tinggal di daerah pedesaan tanpa akses ke perawatan kesehatan juga berisiko lebih besar.

Diperkirakan 90% kematian akibat malaria terjadi di Afrika sub-Sahara. Sebagian besar kematian ini terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun.

Pencegahan:

Obat pencegahan tertentu direkomendasikan untuk orang yang bepergian ke daerah yang rawan malaria. Menggunakan kelambu berinsektisida dan pakaian pelindung dapat mencegah gigitan nyamuk. Vaksin malaria untuk anak-anak direkomendasikan di negara-negara dengan jumlah kasus yang tinggi.

Makanan yang harus dihindari saat Anda terinfeksi:

1. Gula tinggi – Saat melawan infeksi, selalu disarankan untuk mengurangi gula karena makanan manis dapat merusak respons kekebalan terhadap infeksi. Asupan gula yang berlebihan juga dapat menyebabkan resistensi insulin yang dapat memperumit gejala malaria.

2. Makanan kaya serat – Makanan berserat tinggi seperti sayuran berdaun hijau, buah-buahan dengan kulit tebal dan sereal gandum dalam jumlah banyak perlu dihindari.

3. Makanan yang digoreng, berlemak, dan diproses – Hindari makan malam beku, camilan kemasan, dan makanan kaleng saat Anda melawan malaria karena mungkin mengandung garam, gula, dan pengawet berlebih yang mengganggu respons kekebalan. Makanan yang digoreng dan makanan yang kaya lemak dapat mengganggu sistem pencernaan.

4. Susu dan produk susu – Susu dan produk susu diketahui menyebabkan peradangan pada tubuh dan dapat memperburuk gejala malaria karena makanan ini sulit dicerna.

5. Alkohol dan kafein – Alkohol harus dihindari karena dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan. Itu juga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Kafein tidak dianjurkan karena dapat memperparah kelelahan dan mengganggu tidur yang diperlukan tubuh untuk melawan infeksi.

6. Makanan pedas dan buah jeruk – Makanan kaya rempah dan buah jeruk dapat mengiritasi saluran pencernaan, yang dapat memperburuk gejala seperti muntah dan mual.

Makanan untuk dimasukkan dalam diet:

1. Pilih diet tinggi karbohidrat – Memasukkan sumber karbohidrat sederhana ke dalam diet yang tidak membutuhkan banyak pencernaan dan memberikan energi instan adalah kunci pemulihan.

2. Tingkatkan konsumsi protein – Ketika seseorang melawan malaria, kebutuhan protein meningkat karena infeksi dapat menyebabkan hilangnya massa otot. Termasuk protein yang tepat, bersama dengan diet tinggi karbohidrat, dapat membantu dalam membangun otot.

3. Jaga tubuh Anda tetap terhidrasi – Minum banyak air dan memasukkan air kelapa, jus lemon, dan jus jeruk dalam diet Anda akan membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

4. Tingkatkan Asupan Vitamin – Cobalah untuk memasukkan makanan yang kaya vitamin A dan C seperti wortel, bit, dan buah-buahan karena vitamin ini sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh dan kaya akan antioksidan.

Lebih dari 2.000 kasus malaria didiagnosis di Amerika Serikat setiap tahun. pixabay

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *